Senin, 11 Februari 2013

Wisata Sejarah dan Budaya: PETILASAN RADEN BAGUS KARANG


Sodong dikenal memiliki beberapa tempat bersejarah dan salah satunya Petilasan ‘Raden Bagus Karang’ yang menjadi tempat peristirahatan atau tempat bertapa atau semedi bersama rombongannya pada masa itu. Raden Bagus Karang merupakna tokoh yang dianggap masyarakat sebagai perintis berdirinya desa Sodong. Beliau merupakan seorang pendatang yang singgah di desa Sodong dan terkenal memiliki kesaktian yang luar biasa. Raden Bagus Karang menjadi tokoh yang sangat berjasa membuka jalan umum yang hingga saat ini kita kenal dengan Alas Roban. Alas Roban terbentuk sebelumnya dengan diadakannya sayembara yang kemudian dimenangkan oleh Raden Bagus Karang tanpa rintangan hingga beliau diangkat menjadi mandor. 
Petilasan yang merupakan tempat bertapa Raden Bagus Karang hingga saat ini masih terjaga kelestariannya. Petilasan tersebut juga menjadi peristirahatan Sikubang (orang – orang pandai) pada masa itu. Sebelumnya Petilasan tersebut mrupakan ‘Paguyangan’ yaitu tempat pemandian kerbau – kerbau sebagai ritual atau kepercayaan untuk memperbanyak jumlah kerbau dan hasil sawahnya apabila menggunakan air dari sisa pemandian kerbau tersebut.

Kesenian KUDA LUMPING


Kuda Lumping merupakan jenis kesenian rakyat dengan tema cerita Menak. Tari kuda lumping pada dasarnya adalah tarian rakyat yang menggunakan unsur magig, dengan diiringi oleh musik gamelan dan seperangkat angklung sebagai pengiring lagu-lagu pengantar dalam memanggil dan mengeluarkan roh halus dari tubuh/ badan si penari yang kerasukan roh halus. Desa Sodong juga mempunyai kesenian kuda lumping dan biasanya kesenian ini ditampilkan beberapa bulan sekali di Balai Desa.

Obyek Wisata Alam CURUG SIGANDUL


Desa Sodong memiliki obyek wisata unggulan yaitu Curug Sigandul. Curug Sigandul adalah air terjun pegunungan yang memiliki keindahan tersendiri. Keindahan curug yang masih alami dan udara yang masih segar, banyak mengundang wisatawan untuk mengunjungi tempat ini. Dengan berjalan kaki sejauh ± 500 m dari lahan parkir, kita dapat menikmati indahnya Curug Sigandul.

DESA SODONG


Desa Sodong Kecamatan Wonotunggal terletak di selatan Kabupaten Batang sejauh 32 km, merupakan daerah dataran tinggi dengan ketinggian 600 - 800 m dari permukaan laut, dan berbatasan sebelah Barat dengan Desa Sengare Kec. Talun, sebelah Utara dengan Desa Gringgingsari Kec. Wonotunggal, sebelah Timur dengan Wonodadi Kec. Bandar, dan sebelah Selatan dengan Desa Silurah Kec. Wonotunggal. Desa Sodong mempunyai iklim yang pas untuk kegiatan pertanian Holtikultura baik sayuran maupun buah-buahan, tanaman pangan (padi, jagung, singkong), dan yang paling utama adalah perkebunan. Desa Sodong yang terdiri dari 10 RT (Rukun Tangga), secara garis besar dibagi menjadi 5 dukuh yaitu:
1. Dukuh Mengger
2. Dukuh Krajan
3. Dukuh Kandangsari
4. Dukuh Silegok, dan
5. Dukuh Jurang Kulon

SEJARAH DESA SODONG


Sodong dikenal sebagai desa wisata yang banyak menyimpan peninggalan bersejarah dan tempat – tempat yang unik dan sayang untuk tidak dikunjungi. Meskipun jarak dari kota ke Sodong tidaklah dekat, hal tersebut tidak mengurangi minat masyarakat untuk berkunjung ke desa Sodong.
        Sodong terlahir sekitar tahun 1895 yang sebelumnya dipimpin oleh Bekel Seto yang menjadi cikal bakal atau pendiri desa Sodong. Asal kata Sodong berasal dari kata ‘sedang’ atau ‘sodung’ yang bermakna rumah kecil sebagai tempat bernaung serta mewakili keadaan masyarakat yang pada masa itu hidup dengan tingkat perekonomian yang sedang.
        Beberapa peninggalan bersejarah yang terdapat di desa Sodong diantaranya terdapar Batu Lumpang yang konon ceritanya menjadi makam perang Hindu dan saat ini berada di RT 04. Batu Pelen juga merupakan salah satu tempat yang pernah menjadi tempat peristirahatan Raden Bagus Karang, yang saat ini dibangun menjadi sebuah cungkup atau petilasan di RT 06, Pemandian ‘Curug Dhuwur’ atau ‘Curug Sigandul’.
        Selain beberapa tempat bersejarah dan peninggalan – peninggalannya, Sodong juga memiliki beberapa industri unggulan untuk menambah daya tarik masyarakat mengenai citra desa Sodong yang sedang diperkenalkan ke daerah luar sebagai Desa Wisata Sodong. Produk – produk unggulan Sodong diantaranya hasil kerajinan bambu atau anyaman, hasil produk pertanian dan peternakan yang juga menjadi mata pencaharian masyarakat desa tersebut sedari dulu hingga sekarang ini.